Berkata Jujur

“Allah Swt. berfirman dalam al-Qur'an yang Artinya: ;Wahai orang-orang yang beriman, Bertakwalah kamu kepada Allah Swt dan ucapkanlah perkataan yang benar.… (Q.S. al-Ahzāb/3:70).

Berbuat jujur

“Wahai orang-orang yang beriman, kenapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan, Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.… (QS. As-Shaff: 2-3).

Tentang Hidup manusia

“(ALLAH) yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.… QS Al Mulk [67].

Amal baik manusia

“Apabila seorang manusia meninggal maka putuslah amalnya, kecuali tiga hal: Sedekah jariyah atau ilmu yang bermanfaat sesudahnya atau anak yang shalih yang mendoakannya,… (Hadits riwayat Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, Nasai dan Ahmad).

Ujian Kehidupan

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya) dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan.… QS Al Anbiyaa [21]:35.

Halaman

Entri yang Diunggulkan

Menanamkan Etika dan Kebiasaan Sehat dalam Penggunaan Media Sosial

Menanamkan Etika dan Kebiasaan Sehat dalam Penggunaan Media Sosial Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat ...

Tampilkan postingan dengan label MATERI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MATERI. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Desember 2019

Opening Training Guru IT BLC TELKOM KLATEN



Opening Training Guru IT 
mbah suro



Diklat dan pelatihan guru IT pada tanggal 9 desember 2019 dilaksanakan di BLC Telkom klaten. Dihari pertama pelatihan semua guru mulai registrasi pukul 8.00 pagi sampai pukul 9.00 yang dilaksanakan dilokasi yaitu di Blc telkom klaten. kemudian dilanjutkan oleh pak Mualim selaku ketua SMK-Net membuka acara diklat dengan memberi maksud dan tujuan dari acara Diklat Guru IT yaitu menyampaikan bagaimana nanti kedepan anak bisa dibekali ilmu IT dengan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan industri. kemudian di lanjut oleh Pak Aris dari ROutelink( salah satu penyedia ISP) lalu pak Eko dari SMk NU Maarif sampai jam 12.00. selanjutnya Mbah suro yang dari pihak BLC sampai selesai , berikut lapiran acara jurnal kegiatan :



Nama Kegiatan
Diklat Guru IT

Waktu Pelaksanaan

Senin s.d. Sabtu, 9 s.d. 14 Desember 2019

Tempat Pelaksanaan

BLC TELKOM Klaten Jalan Pemuda No. 140 Kecamatan Klaten Tengah Kabupaten Klaten Jawa Tengah

Materi Diklat
CCNA R&S: Cisco Networking
Fiber Optic Network (Fiber Optic Technology, Instalation & Splicing)

Peserta Diklat
Guru IT yang berasal dari berbagai propinsi di Indonesia

Nara Sumber (Instruktur) dan Materi

Mbah Suro (Program BLC)
M. Rifki Fajarudin (CISCO)
M. Zaid Al Fatif (Fiber Optic)


A. Pendahuluan


Keperihatinan yang muncul saat ini di dunia pendidikan banyak hal yang tidak sinkron dengan realita. SMK yang bertujuan memdidik anak untuk mampu bersaing di dunia industru atau mengembangkan wirausaha sendiri hanya dibekali dengan sedikit pengetahuan tentang perkembangan industri. Dampak dari hal tersebut menjadikan tamatan tidak memiliki sikap dan kemampuan yang sesuai dengan tuntutan dunia Industri.

Revolusi industri 4.0 yang memiliki tuntutan bahwa setiap individu harus multitasking agar mampu bersaing di dunia kerja. Tamatan SMK bukan hanya kompeten dalam bidangnya tapi juga memiliki kepribadian dan karakter yang tertanam dalam diri tamatan tersebut.

Guru (pendidik) memiliki peran dalam mendampingi dan membimbing peserta didik untuk mencapai tujuan tersebut. Kompetensi guru wajib ditingkatkan agar mampu mendampingi peserta didik dalam mengembangkan potensi diri, serta memberikan bekal yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha/dunia industri.

B. Tujuan

Kegiatan Diklat Guru IT di BLC telkom Klaten ini memiliki tujuan membekali guru dalam menghadapi revolusi industri 4.0 dan kesiapan guru dalam menjalankan pendidikan vokasi 2020. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk mempersiapkan tamatan SMK agar sesuai dengan tuntutan dunia usaha.

C. Uraian kegiatan

Hari pertama kegaitan ini dimulai dari pukul 08.00. Setiap Peserta melakukan regristrasi dan dilanjutkan dengan pengantar yang disampaiakan oleh Bp. Ulil dan Bp Muh Alim. dalam pengantarnya dikemukakan tentang kegitan yang akan dijalani dalam 6 hari ini. Secara garis besar agenda akan terbai 2 yaitu 3 hari mengenai CISCO bersama Rifki Fajar Rudin, dan 3 hari mengenai Fiber Optik bersama M Zaid Al Fatih.

Pada sesi kedua hari pertama pelatihan diisi dengan sharing oleh 2 tokoh yang berasal dari dunia pendidikan dan dunia industri. Bapak Aris dari Routelink merupakan wakil dari dunia industri. Sebagai seorang yang secara langsung terjun dalam industri jaringan pak aris mengungkapkan bahwa tamatan SMK selain memiliki skill yang mumpuni (kompeten), juga harus memiliki sertifikasi yang menunjukkan secara sah pengakuan dunia industri terhadap kompetensi tersebut.

Hal ini yang mendorong agar tamatan SMK mampu bersaing baik secara regional maupun internasional. Selain itu ternyata saat ini kebutuhan akan tenaga teknis untuk jaringan masih sangat besar, untuk mencukupi kebutuhan lokal saja baru tercukupi 30%. Tokoh kedua adalah Bapak Eko dari smk.net yang juga seorang pendidik mengungkapkan bahwa kedepannya ada 3 hal kemampuan lusan SMK TKJ yang dibutuhkan industri yaitu fiber optik, cisco dan mikrotik. pak eko juga menyampaikan masih adanya kesenjangan antara kurikulum yang saat ini ada disekolah dengan kebutuhan dunia industri. Beberpa tips dalam mengimplementasikan kebutuhan industri ke dalam kurikulum sekolah juga ditambahkan oleh pak eko.

Pada sesi ketiga dan keempat kegiatan di BLC diisi langsung oleh Bp. Suwandono atau lebih akrab dikenal dengan mbah Suro Demit.

Pada sesi ini pembahasan cukup kompleks mulai hal teknis bahkan sampai kebijakan. Salah satu hal yang ingin dicapai dalam pendidikan di BLC adalah "memanusiakan manusi" sehingga yang dikembangkan bukan hanya segi kemampuan (kompetensi) tapi juga dari segi sikap. Mbah Suro juga mengungkapkan tentang 3 hal pokok dalam pelaksanaan sekolah vokasi yaitu hardware, software dan brainware. Ketiganya saling menunjang, karena tidak hanya hardware dan software saja yang perlu di upgrade tetapi juga brainware-nya juga harus ada peningkatan. Mbah suro juga mengungkapkan bagaimana pola penanaman sikap dan keterampilan yang dilakukan saat anak magang di BLC. Komitmen dan semangat anak menjadi titik awal dalam pengembangan diri anak terhadap apa yang ingin diraih.


D. Kesimpulan


Kegiatan di hari pertama memberikan gambaran tentang tantangan sekaligus peluang bagi lulusan TKJ. 

Selasa, 07 Februari 2017

Tentang WAN dan TOPOLOGI WAN



Perangkat WAN dan Cisco Packet Tracer



          Tidak seperti LAN yang digunakan secara efektif di daerah geografis yang relatif kecil, WAN layanan membantu menghubungkan jaringan pada jarak geografis yang luas, dari beberapa ribuan kilometer. Mari kita lihat jaringan di bawah, sementara LAN digunakan di dalam bangunan seperti rumah, kantor, Internet Service Provider (ISP) , WAN sering digunakan untuk menghubungkan antara mereka. By the way, Internet adalah WAN terbesar saat ini.

         Karena hubungan jarak jauh, individu biasanya tidak memiliki WAN (seperti LAN yang mereka sering memilikinya). Mereka tidak memiliki hak untuk mengubur kabel panjang antara bangunan baik. Oleh karena itu mereka menyewa penyedia layanan jaringan yang tersedia, seperti ISP, kabel atau telepon perusahaan ... di kota-kota mereka sebagai gantinya. Hal ini membantu mengurangi biaya koneksi yang sangat banyak.

Catatan: Meskipun kita sering berpikir tentang koneksi serial dengan kabel tembaga ketika berbicara tentang WAN tetapi kabel optik saat ini serat memainkan peran penting dalam hubungan di kedua LAN dan WAN. bandwidth yang besar, jarak yang sangat jauh, kehilangan sinyal sangat sedikit, kecepatan tinggi, keamanan, tipis ... yang keuntungan yang sangat besar dalam transmisi sehingga mereka digunakan lebih dan lebih populer di jejaring.

WAN mencakup banyak perangkat dan terminologi  Di bawah ini adalah yang paling populer:
  1. Router : perangkat menyediakan internetworking dan WAN akses interface yang terhubung ke jaringan operator
  2. Data Terminal Equipment (DTE): Biasanya, DTE adalah router (di sisi pelanggan)
  3. Komunikasi Data Peralatan (DCE): menyediakan sinyal clocking digunakan untuk menyinkronkan transmisi data antara perangkat DCE dan DTE.
  4. Customer Premise Equipment (CPE): perangkat yang terletak di sisi pelanggan. CPE sering dimiliki oleh pelanggan atau disewa dari penyedia WAN, contohnya router, switch LAN dan dua komputer di rumah diklasifikasikan sebagai CPE
  5. Demarcation Point : titik fisik di mana ujung jaringan publik dan jaringan pribadi dari pelanggan dimulai
  6. Local loop : Sebuah kabel menghubungkan CPE untuk pertukaran terdekat atau Kantor Pusat (CO) dari penyedia layanan. Dengan kata lain, itu adalah link fisik yang menghubungkan dari titik demarkasi ke tepi jaringan penyedia layanan
  7. CSU / DSU : pendek untuk Channel Unit Layanan / Data Service Unit, digunakan pada jaringan digital seperti T1, T3 atau E1. CSU / DSU memberikan clocking sinyal ke antarmuka peralatan pelanggan dan berakhir media transportasi channelized dengan leased line. Akibatnya, DSU / CSU mengkonversi salah satu bentuk format digital ke format digital lain. Oleh karena itu CSU / DSU berakhir loop lokal digital. Tapi Anda tidak akan melihat CSU / DSU saat ini karena sebagian besar T1 atau E1 interface pada router saat ini mengintegrasikan kemampuan CSU / DSU
  8. Modem : kependekan Modulator / Demodulator, Modem adalah sebuah perangkat keras yang memungkinkan komputer untuk mengirim dan menerima informasi melalui saluran telepon dengan mengkonversi data digital menjadi sinyal analog digunakan pada saluran telepon, dan sebaliknya. Modem berakhir loop lokal analog

Lapisan WAN 2 Protokol

Dua teknologi WAN penting umum di jaringan perusahaan saat ini adalah:
  1. Leased line (atau point-to-point link) 
  2. Packet-Switching.
Alat komunikasi antara penyedia dan langganan

dua protokol WAN yang paling populer digunakan pada leased line adalah Tingkat Tinggi Data Link Control (HDLC) dan Point-to-Point Protocol (PPP).

  1. Tingkat Tinggi Data Link Control (HDLC): protokol point-to-point dan itu adalah protokol WAN default untuk router Cisco. Meskipun HDLC adalah standar terbuka tetapi masing-masing vendor memiliki medan proprietary dalam pelaksanaan HDLC mereka yang membuat HDLC protokol khusus. Oleh karena itu berjalan HDLC antara router dari vendor yang berbeda tidak akan bekerja.
  2. Point-to-Point Protocol (PPP): itu adalah standar terbuka dan protokol point-to-point. Ini adalah protokol WAN yang paling populer saat ini digunakan di Dial, xDSL, ISDN, aplikasi Serial. PPP mendukung sinkron (seperti saluran telepon analog) dan sirkuit asynchronous (seperti ISDN atau link digital). PPP terdiri dari dua subprotocols:

* Link Control Protocol (LCP) : mengatur link dan mengurus otentikasi. Setelah menyelesaikan pengaturan link, menggunakan NCP.

* Network Control Protocol (NCP) : menegosiasikan parameter konfigurasi opsional dan fasilitas untuk lapisan jaringan. Dengan kata lain, ia memastikan IP dan protokol lainnya dapat beroperasi dengan benar pada link PPP

PPP telah built-in mekanisme keamanan yang Password Authentication Protocol (PAP) dan Challenge Handshake Authentication Protocol (CHAP). Sementara PAP mengirimkan password dalam teks yang jelas, CHAP menggunakan teks terenkripsi (disebut hash dari password) dengan jabat tangan tiga arah untuk otentikasi sehingga CHAP sangat aman.

Packet-Switching

Sebuah keuntungan besar dari packet switching melalui layanan leased line adalah kita dapat menghubungkan banyak router ke layanan packet-switching menggunakan link serial tunggal pada setiap router. Setiap router kemudian dapat berkomunikasi dengan semua router lainnya. Sebuah jenis populer layanan packet-switching yang Anda butuhkan untuk memahami dalam CCNA adalah

Frame-Relay.

Frame-Relay: layanan packet-switched digital yang dapat berjalan hanya di seberang koneksi digital sinkron. Karena koneksi digital memiliki sedikit kesalahan, karena tidak melakukan koreksi kesalahan atau flow control. Namun, Frame Relay mendeteksi kesalahan dan titik frame buruk.
Ketiga protokol di atas beroperasi pada Layer 2 (Data Link Layer) dari model OSI.

Apa itu frame relay,..

frame relay itu sendiri adalah suatu teknologi yang ada pada WAN yang di gunakan mengirimkan paket-paket data bekerja pada layer 1 dan 2 pada OSI. Setiap paket tentunya memiliki alamat dan tujuan agar paket tersebut dapat dikirimkan menggingat data yang dikirim per frame dan untuk multipoint ini sendiri merupakan metode pengiriman yang menggunkan akses 1 ke banyak jadi setiap router dapat di konfigurasikan secara langsung dari 1 ke banyak (router).

Frame Relay adalah protokol packet-switching yang menghubungkan perangkat-perangkat telekomunikasi pada satu Wide Area Network (WAN).

Protokol ini bekerja pada lapisan Fisik dan Data Link pada model referensi OSI. Protokol Frame Relay menggunakan struktur Frame yang menyerupai LAPD, perbedaannya adalah Frame Header pada LAPD digantikan oleh field header sebesar 2 bita pada Frame Relay.

           Frame Relay adalah protokol WAN yang beroperasi pada layer pertama dan kedua dari model OSI, dan dapat diimplementasikan pada beberapa jenis interface jaringan. Frame relay adalah teknologi komunikasi berkecepatan tinggi yang telah digunakan pada ribuan jaringan di seluruh dunia untuk menghubungkan LAN, SNA, Internet dan bahkan aplikasi suara/voice.

           Frame relay adalah cara mengirimkan informasi melalui wide area network (WAN) yang membagi informasi menjadi frame atau paket. Masing-masing frame mempunyai alamat yang digunakan oleh jaringan untuk menentukan tujuan. Frame-frame akan melewati switch dalam jaringan frame relay dan dikirimkan melalui “virtual circuit” sampai tujuan.

Fitur Frame Relay
  1. Kecepatan tinggi
  2. Bandwidth Dinamik
  3. Performansi yang baik/ Good Performance
  4. Overhead yang rendah dan kehandalah tinggi (High Reliability)

Format Frame Relay

Format Frame Relay terdiri atas bagian-bagian sebagai berikut:




A. Flags

Membatasi awal dan akhir suatu frame. Nilai field ini selalu sama dan dinyatakan dengan bilangan hexadesimal 7E atau 0111 1110 dalam format biner. Untuk mematikan bilangan tersebut tidak muncul pada bagian frame lainnya, digunakan prosedur Bit-stuffing dan Bit-destuffing.

B. Address

Terdiri dari beberapa informasi:

  1. Data Link Connection Identifier (DLCI), terdiri dari 10 bita, bagian pokok dari header Frame Relay dan merepresentasikan koneksi virtual antara DTE dan Switch Frame Relay. Tiap koneksi virtual memiliki 1 DLCI yang unik.
  2. Extended Address (EA), menambah kemungkinan pengalamatan transmisi data dengan menambahkan 1 bit untuk pengalamatan
  3. C/R, menentukan apakah frame ini termasuk dalam kategori Perintah (Command) atau Tanggapan (Response)
  4. FECN (Forward Explicit Congestion Notification), indikasi jumlah frame yang dibuang karena terjadinya kongesti di jaringan tujuan
  5. BECN (Backward Explicit Congestion Notification), indikasi jumlah frame yang mengarah ke switch FR tersebut tetapi dibuang karena terjadinya kongesti di jaringan asal
  6. Discard Eligibility, menandai frame yang dapat dibuang jika terjadi kongesti di jaringan

C. Data

Terdiri dari data pada layer di atasnya yang dienkapsulasi. Tiap frame yang panjangnya bervariasi ini dapat mencapai hingga 4096 oktet.

D. Frame Check Sequence

Bertujuan untuk memastikan integritas data yang ditransmisikan. nilai ini dihitung perangkat sumber dan diverifikasi oleh penerima.

Virtual Circuit (VC) Frame Relay

Suatu jaringan frame relay sering digambarkan sebagai awan frame relay (frame relay cloud), karena jaringan frame relay network bukan terdiri dari satu koneksi fisik antara “endpoint” dengan lainnya, melainkan jalur/path logika yang telah didefinisikan dalam jaringan. Jalur ini didasarkan pada konsep virtual circuit (VC). VC adalah dua-arah (two-way), jalur data yang didefinisikan secara software antara dua port yang membentuk saluran khusur (private line) untuk pertukaran informasi dalam

jaringan.Terdapat dua tipe virtual circuit (VC):
  1. Switched Virtual Circuit (SVC)
  2. Permanent Virtual Circuit (PVC)
Switched Virtual Circuit (SVC)

Switched Virtual Circuits (SVC), adalah koneksi sementara yang digunakan ketika terjadi transfer data antar perangkat DTE melewati jaringan Frame Relay. Terdapat empat status pada sebuah SVC




Empat status pada SVC :
  1. Call setup
  2. Data transfer
  3. Idling
  4. Call termination

1. Call Setup




Call Setup: Dalam status awal memulai komunikasi, virtual circuit (vc) antar dua perangkat DTE Frame Relay terbentuk.


2. Data Transfer


Data Transfer: Kemudian, data ditransfer antar perangkat DTE melalui virtual circuit (vc).

3. Idling



Idling: Pada kondisi idling, koneksi masih ada dan terbuka, tetapi transfer data telah berhenti.

4. Call Termination



Call Termination: Setelah koneksi idle untuk beberapa perioda waktu tertentu, koneksi antar dua DTE akan diputus.


5. Permanent Virtual Circuit (PVC)




PVC adalah jalur/path tetap, oleh karena itu tidak dibentuk berdasarkan permintaan atau berdasarkan call-by-call. Walaupun jalur aktual melalui jaringan berdasarkan variasi waktu ke waktu (TDM) tetapi circuit dari awal ke tujuan tidak akan berubah. PVC adalah koneksi permanen terus menerus seperti dedicated point-to-point circuit.

Perbandingan PVC vs SVC

PVC lebih populer karena menyediakan alternatif yang lebih murah dibandingkan leased line .Berbeda dengan SVC, PVC tidak pernah putus (disconnect), oleh karena itu, tidak pernah terdapat status call setup dan termination. Hanya terdapat 2 status :

  1. Data Transfer
  2. Idling

Pendeteksi Error pada Frame Relay

Frame Relay menerapkan pendeteksi error pada saluran transmisi, tetapi Frame Relay tidak memperbaiki error. Jika terdeteksi sebuah error, frame akan dibuang (discarded) dari saluran transmisi. Proses seperti ini disebut :

Cyclic redundancy check (CRC)

Cyclic redundancy check (CRC) adalah sebuah skema error-checking yang mendeteksi dan membuang data yang rusak (corrupted). Fungsi yang memperbaiki error (Error-correction) (seperti pengiriman kembali/retransmission data) diserahkan pada protokol layer yang lebih tinggi (higher-layer).

Implementasi Frame Relay

Frame Relay dapat digunakan untuk jaringan publik dan jaringan private perusahaan atau organisasi.

A. Jaringan Publik

Pada jaringan publik Frame Relay, Frame Relay switching equipment (DCE) berlokasi di kantor pusat (central) perusahaan penyedia jaringan telekomunikasi. Pelanggan hanya membayar biaya berdasarkan pemakain jaringan, dan tidak dibebani administrasi dan pemeliharan perangkat jaringan Frame Relay.

B. Jaringan Private

Pada jaringan private Frame Relay, administrasi dan pemeliharaan jaringan adalah tanggungjawab perusahaan (private company). Trafik Frame Relay diteruskan melalui interface Frame Relay pada jaringan data. Trafik Non-Frame Relay diteruskan ke jasa atau aplikasi yang sesuai (seperti private branch exchange [PBX] untuk jasa telepon atau untuk aplikasi video-teleconferencing).





ket :
  • dlci router bandung ke jakarta : 102
  • dlci router bandung ke surabaya : 103
  • dlci router jakarta ke bandung : 201
  • dlci router surabaya ke bandung : 301

untuk ip

  • Router bandung 192.168.10.1
  • Router jakarta 192.168.10.2
  • Router surabaya 192.168.10.3
Perlu diingat frame relay harus menggunakan DLCI sebagai koneksinya....

untuk konfigurasi DLCInya bisa di click componen cloud => config => serial 1 kemudian makuskkan nilai DLCI dan namanya





Arti dari gambar diatas bahwa router bandung memili 2 DLCI yaitu 102 yang ke router jakarta dan 103 ke router 103 yang melewati se0 pada cloud. begitu juga dengan serial yang lainnya...

kemudian masuk ke config =>frame relay hubungkanlah seperti gambar dibawah ini




|| Konfigurasi router Bandung ||

Router>enRouter#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#hostname bandung
bandung(config)#no ip domain lookup
bandung(config)#enable secret cisco
bandung(config)#banner motd &
Enter TEXT message. End with the character '&'.

========================================================
router milik perusahaan ,yang tidak berkepentingan dilarang masuk
========================================================

bandung(config)#line console 0
bandung(config-line)#logging sync
bandung(config-line)#line vty 0 4
bandung(config-line)#password cisco
bandung(config-line)#login
bandung(config-line)#exit
bandung(config)#int se 0/1/0
bandung(config-if)#ip address 192.168.10.1 255.255.255.0
bandung(config-if)#no shut
%LINK-5-CHANGED: Interface Serial0/1/0, changed state to up
bandung(config-if)#
bandung(config-if)#encapsulation frame-relay
bandung(config-if)#
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Serial0/1/0, changed state to up
bandung(config-if)#frame-relay map ip 192.168.10.2 102 broadcast
bandung(config-if)#frame-relay map ip 192.168.10.3 103 broadcast
bandung(config-if)#exit
bandung(config)#exit

|| Konfigurasi router jakarta ||

Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#hostname jakarta
jakarta(config)#no ip domain lookup
jakarta(config)#enable secret cisco
jakarta(config)#banner motd &
Enter TEXT message. End with the character '&'.
========================================================
router milik perusahaan, yang tidak berkepentingan dilarang masuk
=======================================================
jakarta(config)#line console 0
jakarta(config-line)#logging sync
jakarta(config-line)#line vty 0 4
jakarta(config-line)#password cisco
jakarta(config-line)#login
jakarta(config-line)#exit
jakarta(config)#int se0/1/0
jakarta(config-if)#ip address 192.168.10.2 255.255.255.0
jakarta(config-if)#no shut
jakarta(config-if)#
%LINK-5-CHANGED: Interface Serial0/1/0, changed state to up
jakarta(config-if)#encapsulation frame-relay
jakarta(config-if)#
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Serial0/1/0, changed state to up
jakarta(config-if)#frame-relay map ip 192.168.10.1 201 broadcast
jakarta(config-if)#exit
jakarta(config)#exit

|| Konfigurasi router Surabaya ||

Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#hostname surabaya
surabaya(config)#no ip domain lookup
surabaya(config)#enable secret cisco
surabaya(config)#banner motd &
Enter TEXT message. End with the character '&'.
============================================================
router milik perusahaan ,yang tidak berkepentingan dilarang masuk
============================================================
surabaya(config)#line console 0
surabaya(config-line)#logging sync
surabaya(config-line)#line vty 0 4
surabaya(config-line)#password cisco
surabaya(config-line)#login
surabaya(config-line)#exit
surabaya(config)#int se 0/1/0
surabaya(config-if)#ip address 192.168.10.3 255.255.255.0
surabaya(config-if)#no shut
%LINK-5-CHANGED: Interface Serial0/1/0, changed state to up
surabaya(config-if)#
surabaya(config-if)#encapsulation frame-relay
surabaya(config-if)#
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Serial0/1/0, changed state to up
surabaya(config-if)#frame-relay map ip 192.168.10.1 301 broadcast
surabaya(config-if)#exit



Tugas :

Untuk kelas 12 TKJ 1 dan 12 TKJ 2
Buatlah Packet Tracert Jaringan WAN / file pkt nya kirim ke satyonugroho10@gmail.com

Senin, 06 Februari 2017

Konsep Dasar Operasi Komputer



Klik dibawah ini...

https://goo.gl/forms/9fqhK13MyTzhuwvA2


Struktur Mesin Von Neumann

Saat teknologi yang dipakai pada komputer digital sudah berganti-ganti,komputer kebanyakan masih menggunakan arsitektur milik Von Neumann,yang diusulkan pada awal

1940-an oleh John von Neumann sendiri. Mesin Von Neumann adalah arsitektur komputer yang diciptakan oleh Dr. John von Neumann (1903-1957), seorang ahli matematika kelahiran Budapest Hongaria. Arsitektur ini masih digunakan oleh hampir semua komputer

saat ini dan dengan unit sederhana ini sofware yang rumit seperti program pengolah kata dapat dibuat.

Arsitektur Von Neumann menggambarkan komputer dengan empat bagian utama: Unit Aritmatika dan Logika (ALU), unit kontrol, memori, dan alat masukan dan hasil (secara kolektif dinamakan I/O). Bagian ini dihubungkan oleh berkas kawat, ―bus‖. Seiring dengan berkembangnya jaman saat ini maka pengertian dan rindan arsitektur komputer menjadi sangat beragam.

Organisasi dan arsitektur komputer mempelajari tentang bagaimana struktur komputer dan fungsi masing-masing pembentuk struktur serta mengetahui berbagai arsitektur perancangan sistem komputer untuk mencapai kinerja yang tinggi. Cara kerja komputer secara cepat menerima informasi masukan digital dan mengolah informasi tersebut menurut seperangkat instruksi yang tersimpan dalam komputer tersebut dan menghasilkan keluaran informasi yang dihasilkan setelah diolah. Daftar perintah tersebut dinamakan program komputer dan unit penyimpanannya adalah memori komputer.


B. Arsitektur Mesin Van Neumann (1952)

Mesin Van Neumann adalah mesin komputer pertama yang bersifat stored program. Arsitektur pada mesin ini mewakili mesin pertama dan digunakan pada komputer sekarang ini. Jhon von Neumann adalah seorang ahli matematika dan anggota institute of Advance Study di Princenton New Jersey yang bekerja sama dengan H.H Goldstine dan A.W. Binks. Mereka mengajukan suatu makalah yang menyarankan bahwa dalam pembuatan komputer sebaiknya menggunakan bilangan biner. Konsep tersebut pada akhimya menjadi tonggak sejarah dalam terciptanya komputer digital yang akhimya membawa Neumann pada julukan ―promoter of the stored program (software) concept”. Lima bagian utama dan arsitektur tersebut yaitu sebagai berikut ;

a. Unit input untuk membaca data dan instruksi yang diberikan.

b. Memori utama terdiri dan 4096 word (satu word memuat 40 bit biner).

c. Arithmetic Logic Unit(ALU) sebagai bagian yang berfungsi unit pemrosesan. d. Control Unit (CU) sebagai pengendali kerja antara komponen arsirektur.

e. Unit output untuk menampilkan hasil pengolahan data yang di lakukan ALU dan CU.

Comments system

 
Design by FThemes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com
NewBloggerThemes.com